Lanjutkan Estafet Seni Almarhum Walit Singkit: Sanggar Bulan Biru Pukau Masyarakat Rohil

Bagansiapiapi,Zadanews.com —Gedung Misran Rais menjadi saksi bisu kembalinya kejayaan seni peran diRohil Selama dua malam berturut-turut, Sanggar Seni Bulan Biru Multi Visual sukses menyuguhkan pertunjukan teater dan film yang memikat hati ratusan penonton hingga malam puncak penutupan. 

Sanggar yang berfokus pada bidang teater dan film ini bukanlah nama baru,Mereka adalah pembawa tongkat estafet kreativitas dari seniman legendaris Rohil, almarhum Walit Singkit. 

Kini, perjuangan tersebut dilanjutkan dengan penuh dedikasi oleh istri almarhum, Srimuryati, bersama para anak didik setia seperti Mukhlis Muarif, Munandar, dan kawan-kawan,Dedikasi 3 Bulan yang Terbayar Tuntas,Kesuksesan ini tidak datang secara instan. 

Sang Sutradara, Mukhlis Muarif, mengungkapkan bahwa seluruh kru dan pemeran telah melampaui proses latihan intensif selama tiga bulan demi memberikan hasil terbaik.

“Alhamdulillah, malam ini adalah puncaknya. Saya benar-benar bangga melihat adik-adik tampil luar biasa. Mereka tidak hanya menghibur, tapi juga membuktikan bahwa generasi penerus seni di Rokan Hilir masih sangat eksis dan bertalenta,” ujar Mukhlis dengan nada haru.

Antusiasme warga terlihat dari penuhnya kursi penonton, mulai dari kalangan siswa, orang tua, hingga tokoh masyarakat. Bagi mereka, ini bukan sekadar tontonan, melainkan obat rindu akan karya visual dan panggung teater yang berkualitas.

Tambahnya,Mukhlis Muarif selaku sutradara film toga untuk ibu dan Tarian Rimba juga mengungkapkan kegelisahannya terhadap Dewan Kesenian.

Ia meminta agar Musenda bisa segera di laksanakan supaya kedepannya seniman atau penggiat seni bisa di rangkul supaya tidak sulit mendapatkan akses atau bantuan untuk mempermudah karya-karya dari seniman Kabupaten Rokan Hilir.

Srimuryati, selaku pengurus Sanggar Bulan Biru, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah hadir mendukung.

“Dua jempol untuk warga Rokan Hilir.,Saya sangat terharu melihat antusiasme anak-anak sekolah dan para orang tua. Ini adalah kerinduan yang akhirnya terobati melalui karya-karya Mukhlis Muarif dan tim. Dukungan ini adalah energi bagi kami untuk terus berkarya,” ungkap Srimuryati.

Menutup rangkaian pertunjukan, Sanggar Bulan Biru berkomitmen untuk tidak berhenti di sini. Mereka berjanji akan terus melahirkan karya-karya terbaru, baik dalam bentuk film maupun teater, guna memperkaya khazanah budaya dan menghibur masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir. (Rls). 

Related posts