Bagansiapiapi,zadanews.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hilir kalaksa Syafnurizal yang diwakili oleh Kepala Bidang (BPBD) Wan Budiansyah memberikan klarifikasi terkait kabut tebal yang menyelimuti wilayah Bagansiapiapi dan sekitarnya pada pagi hari ini.
Berdasarkan koordinasi intensif dengan BMKG Pekanbaru, fenomena tersebut dipastikan sebagai kabut alami dan bukan berasal dari asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kepala Bidang BPBD Rohil,Wan Budiansyah menjelaskan bahwa kabut alami terbentuk karena proses pendinginan panas bumi secara cepat pada malam hari di musim kemarau dengan kelembapan tinggi.

“Ada perbedaan indikator yang jelas. Kabut alami berwarna putih bersih, tidak berbau, dan akan segera menghilang setelah matahari terbit dan udara menghangat. Sebaliknya, kabut asap Karhutla cenderung berwarna keabu-abuan hingga kecoklatan, berbau menyengat, mengganggu pernapasan, dan bertahan lebih lama meski matahari sudah tinggi,” terang Wan Budiansyah saat dikonfirmasi awak media, Kamis (02/04).
Keyakinan ini juga diperkuat dengan hasil pantauan satelit SIPONGI dan BRIN sejak pukul 07.00 pagi tadi yang menunjukkan kondisi hotspot di wilayah Rokan Hilir dalam keadaan NIHIL.
Meskipun pantauan pagi hari nihil, dinamika lapangan berubah pada siang hari. Per pukul 13.52 WIB, tim mendeteksi adanya 4 titik api di wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas, tepatnya di area perbatasan antara Provinsi Riau dan Sumatera Utara.
“Kami terus memantau pergerakan hotspot sepanjang hari. Siang ini terkonfirmasi ada 4 titik di Pasir Limau Kapas. Sebagai langkah cepat, besok pagi satu regu personel akan segera kami turunkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dini sebelum api meluas,” tegasnya.
Terkait penanganan di lokasi sebelumnya, Wan Budi menyampaikan bahwa api di Kecamatan Pujud dan Labuhan Tangga Besar sudah terkonfirmasi padam. Namun, personel di lapangan tetap melakukan proses pendinginan guna memastikan bara api benar-benar tuntas.

Upaya ini merupakan wujud nyata sinergitas kuat antara berbagai pihak di Rokan Hilir.
“BPBD Rohil tetap bersinergi erat dengan Polres Rokan Hilir didukung Polsek dan Bhabinkamtibmas, serta Kodim 0321/Rohil didukung Koramil dan Babinsa. Kami bekerja sama secara kolektif dalam upaya penanggulangan Karhutla di seluruh wilayah Rohil,” tambahnya.
BPBD Rokan Hilir menghimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan di tengah cuaca ekstrem musim kemarau ini. (Adv/BPBD Rohil).
