Kembalikan Estetika Kota:Satpol PP Rohil Gelar Operasi Gabungan Penertiban PKL di Bagansiapiapi

Bagansiapiapi,Zadanews.com- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengambil langkah tegas dalam menata wajah ibu kota.

Pada tanggal 30 Maret 2026 Senin pagi, tim gabungan kembali menggelar operasi penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih membandel berjualan di bahu jalan dan trotoar di seputaran Kota Bagansiapiapi.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah untuk mengembalikan fungsi jalan dan trotoar bagi pengendaraan pejalan kaki, serta meningkatkan keindahan dan estetika Kota Bagansiapiapi sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir.

Operasi Gabungan yang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Rohil, Acil Rustianto, menyisir sejumlah titik vital yang selama ini menjadi pusat keramaian, di antaranya,Kawasan Jalan Pesisir Bundaran Elang,Batu 6 Kawasan Hutan Kota,Jalan Merdeka dan Jalan Pratomo,Jalan Aman (Sekitar Taman Kota),Jalan Sumatera.

Kegiatan Rutin ini melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagsar), Camat Bangko, hingga dukungan penuh dari personel TNI dan Polri untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Kasat Pol PP Rohil, Acil Rustianto, menegaskan bahwa tindakan pembongkaran paksa hari ini merupakan langkah terakhir setelah serangkaian upaya persuasif dilakukan.

“Kami sudah memberikan surat peringatan hingga tiga kali, bahkan sampai peringatan keempat sebagai teguran terakhir. Para pedagang sebelumnya berkomitmen untuk membongkar sendiri, namun kenyataannya hingga pagi tadi instruksi tersebut tidak dilaksanakan. Maka, hari ini kami terpaksa mengambil tindakan tegas dengan pendampingan dari TNI, Polri, Camat, dan Disperindagsar,” ujar Acil Rustianto di sela-sela operasi.

Ia juga menambahkan bahwa proses penertiban berjalan dengan lancar tanpa adanya gesekan di lapangan. “Alhamdulillah, situasi kondusif, aman, dan berjalan lancar,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir memastikan bahwa operasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Patroli dan pengawasan akan terus dilakukan secara konsisten guna memastikan tidak ada lagi pedagang yang kembali menggunakan fasilitas umum untuk kepentingan pribadi.

“Kegiatan ini akan terus berjalan tanpa henti sampai daerah kita ini benar-benar tertib dan rapi,” tutup Acil.

Related posts